
分享此产品 :
Asam Akrilik (Industri) - India
- 产地
- : India
- CAS 编号
- : 79-10-7
- HS 代码
- : 2916.11.00
基本信息
- Nama IUPAC
- : prop-2-enoic acid
- Formula molekul
- : C3H4O2
- Berat molekul (g/mol)
- : 72.0600
- Sinonim & Nama Dagang
- : Acrylic acid; Propenoic acid; Glacial acrylic acid
- Kemurnian/Uji (%)
- : 99.5% min
- Kelas/Tingkat Kualitas
- : Kelas Industri
- Bentuk Fisik
- : Cairan
- Konsentrasi
- : Pure substance
- Penampilan/Warna
- : Clear to slightly colored liquid
- Bau
- : Pungent, acrylic
- Titik lebur (° C)
- : 14.0000
- Titik didih (° C)
- : 141
- Kepadatan (g/cm³)
- : 1.0490
- Kelarutan dalam Air
- : Miscible
- Kata Sinyal
- : Bahaya
- Nomor PBB
- : 2218
- Kelas Bahaya GHS
- : Flammable; Acute toxic; Skin corrosive; Respiratory sensitizer
- Pernyataan H
- : H226|H302|H312|H314|H317|H332|H335
- Pernyataan P
- : P210|P260|P264|P271|P272|P273|P280|P301+P330+P331
- Status REACH
- : Registered
- Status Prekursor Obat
- : Non-precursor
- Kelas Penyimpanan (GHS)
- : 8
- Kondisi Penyimpanan
- : Cool, dark; inhibitor required; away from peroxides
分类
分享此产品 :
Ikhtisar Singkat
Asam akrilik, ditandai dengan struktur asam karboksilat tak jenuh (CH2=CHCO2H), hadir sebagai cairan bening dan tidak berbau. Ini menunjukkan kelarutan yang berbeda dalam air karena gugus fungsi asam karboksilat polar dan bercampur dengan baik dengan senyawa organik sedang polar seperti alkohol, eter, dan kloroform. Namun, sensitivitasnya terhadap udara dan air membuatnya sangat reaktif dengan radikal bebas, agen elektrofilik atau nukleofilik. Dalam kondisi tertentu seperti paparan panas, cahaya, atau bahan kimia tertentu, asam akrilik cenderung mengalami polimerisasi, kadang-kadang eksplosif, bahkan pada suhu kamar. Senyawa ini juga menunjukkan sifat korosif terhadap logam dan jaringan. Dalam berbagai aplikasi, asam akrilik menemukan penggunaan dalam berbagai bentuk, termasuk asam bebas, amonium, dan garam alkali. Ini melayani beragam tujuan seperti zat pengental, dispersan, flokulan, bahan pembasahan, pelapis, dan lapisan tekstil. Reaktivitasnya dengan beragam senyawa organik dan anorganik menjadikannya bahan sumber yang berharga untuk memproduksi berbagai senyawa dengan berat molekul rendah. Misalnya, melalui reaksi dengan air, alkohol, amina, halogen, dan hidrokarbon terklorinasi, asam akrilik dapat menghasilkan turunan propionat a
Cid. Selain itu, ia berpartisipasi dalam reaksi yang mengarah ke asam lemak tak jenuh, senyawa heterosiklik, dan produk tambahan Diels-Alder.
Karena kecenderungannya untuk berpolimerisasi secara eksplosif, asam akrilik membutuhkan stabilisasi menggunakan inhibitor seperti hidrokuinon sebelum pengiriman. Biasanya, tidak perlu menghapus stabilizer karena efeknya dapat diimbangi dengan menambahkan inisiator yang berlebihan.
Proses Manufaktur
Metode utama yang digunakan untuk memproduksi asam akrilik melibatkan oksidasi fase uap propilena, produk sampingan yang diperoleh selama produksi etilen dan bensin, menjadi akrolein. Propilena Chemical-Grade (CG) umumnya dikombinasikan dengan uap dan udara dalam proses oksidasi dua tahap. Awalnya, propilena mengalami oksidasi untuk membentuk akrolein, yang kemudian mengalami oksidasi lebih lanjut untuk menghasilkan asam akrilik. Langkah-langkah oksidasi ini dilakukan dalam reaktor tubular dengan tempat tidur tetap, memanfaatkan panas yang dilepaskan oleh reaksi eksotermik untuk menghasilkan uap.
