
Bagikan produk ini :
Melamin - Republik Rakyat Tiongkok
- Asal
- : China
- Nomor CAS
- : 108-78-1
- Kode HS
- : 29336100
Info Dasar
- Nama IUPAC
- : 1,3,5-triazine-2,4,6-triamine
- Formula molekul
- : C3H6N6
- Berat molekul (g/mol)
- : 126.1200
- Sinonim & Nama Dagang
- : Melamine; 1,3,5-Triazine-2,4,6-triamine; Cyanuramide
- Kemurnian/Uji (%)
- : 99.8% min
- Kelas/Tingkat Kualitas
- : Kelas Industri
- Bentuk Fisik
- : Padat
- Konsentrasi
- : Pure substance
- Penampilan/Warna
- : White to off-white solid
- Bau
- : Odorless
- Titik lebur (° C)
- : 354.0000
- Kepadatan (g/cm³)
- : 1.5730
- Kelarutan dalam Air
- : Slightly soluble
- Nomor PBB
- : Not applicable
- Kelas Bahaya GHS
- : under CLP
- Pernyataan H
- : None
- Pernyataan P
- : P260|P262
- Status REACH
- : Registered
- Status Prekursor Obat
- : Non-precursor
- Kelas Penyimpanan (GHS)
- : 13
- Kondisi Penyimpanan
- : Cool, dry place; sealed containers
Kategori
Bagikan produk ini :
Ikhtisar Singkat
Melamin adalah senyawa organik yang juga dikenal sebagai Cyanurotriamide, Cyanurotriamine, atau Cyanuramide. Melamin biasanya datang dalam bentuk bubuk kristal putih. Struktur melamin memungkinkan kombinasi dengan senyawa kimia lain untuk membentuk produk yang kuat dan tahan lama. Ini mudah dibentuk ketika dihangatkan dan menjadi bentuk tetap pada suhu kamar. Melamin stabil dan non-higroskopis. Ini harus disimpan di bawah kondisi kering sejuk dan berventilasi baik. Ini bisa meledak jika dipanaskan di ruang tertutup dan di atas 300oC dan menghasilkan uap beracun yang dapat menyebabkan iritasi mata, kulit, dan pernapasan. Penggunaan sarung tangan pelindung, kacamata pengaman, dan pelindung pernapasan diperlukan saat menangani melamin. Melamin aman dalam penggunaan normal tetapi berbahaya jika terkandung dalam makanan.
Proses Manufaktur
Melamin dapat disintesis dari urea, dicyandiamide, atau hidrogen sianida. Saat ini, sebagian besar industri menggunakan urea sebagai bahan utama untuk pembuatan melamin. Reaksi dapat dilakukan dengan tekanan tinggi atau kondisi tekanan rendah. Tahap pertama dari reaksi ini mengubah urea menjadi asam isosianat. Pada reaksi tekanan tinggi, asam isosianat diubah menjadi asam sianurat yang kemudian bereaksi dengan amonia untuk menghasilkan melamin. Reaksi tekanan tinggi tidak memerlukan katalis dan terjadi dalam fase cair. Reaksi tekanan rendah mengubah asam isosianat menjadi karbodiimida atau sianamida yang selanjutnya diubah menjadi melamin. Reaksi ini dilakukan dalam fase gas dengan katalis. Dalam hal ini, karbodiimida atau sianamida bertindak sebagai katalis untuk reaksi. Proses keseluruhan pembuatan melamin adalah reaksi endotermik.
