
Bagikan produk ini :
Karbon Hitam (N550) - India
- Asal
- : India
- Nomor CAS
- : 1333-86-4
- Kode HS
- : 2803.00.00
Info Dasar
- Nama IUPAC
- : carbon
- Formula molekul
- : C
- Berat molekul (g/mol)
- : 12.0100
- Sinonim & Nama Dagang
- : Carbon black; Furnace black; Channel black; N110
- Kemurnian/Uji (%)
- : 98% min C
- Kelas/Tingkat Kualitas
- : Kelas Industri
- Bentuk Fisik
- : Padat
- Konsentrasi
- : Pure substance
- Penampilan/Warna
- : White to off-white solid
- Bau
- : Odorless
- Titik lebur (° C)
- : 3550.0000
- Titik didih (° C)
- : 4027
- Kepadatan (g/cm³)
- : 1.8000
- Kelarutan dalam Air
- : Insoluble
- Nomor PBB
- : Not applicable
- Kelas Bahaya GHS
- : under standard CLP
- Pernyataan H
- : None
- Pernyataan P
- : P260
- Status REACH
- : Registered
- Status Prekursor Obat
- : Non-precursor
- Kelas Penyimpanan (GHS)
- : 13
- Kondisi Penyimpanan
- : Cool, dry; away from ignition sources
Kategori
Bagikan produk ini :
Ikhtisar Singkat
Karbon hitam (subtipe asetilena hitam, hitam saluran, hitam tungku, hitam lampu dan hitam termal) adalah bahan yang dihasilkan oleh pembakaran tidak lengkap produk minyak bumi berat seperti tar FCC, tar batubara, tar retak etilena, dan sejumlah kecil dari minyak nabati. Penampilan fisiknya adalah pelet atau bubuk hitam yang terbagi halus. Karbon hitam terdiri dari lebih dari 96 persen karbon amorf dan sejumlah kecil oksigen, hidrogen, nitrogen, dan belerang. Sebagian besar elemen ini terkonsentrasi di permukaan. Selanjutnya karbon hitam teroksidasi dapat mengandung hingga 15 persen oksigen.
Karbon hitam dapat disesuaikan dengan tujuan masing-masing, oleh karena itu dicirikan oleh keragaman tinggi yang pada dasarnya ditentukan oleh metode produksi dan variasi parameter proses. Karbon hitam terdiri dari agregat tipe rantai atau botryoidal yang telah menyatu selama produksi dari partikel terkecil, sebagian besar bulat. Saat masih di reaktor, agregat ini membentuk aglomerat besar. Jenis karbon hitam yang memiliki permukaan spesifik tinggi dan agregat yang bercabang luas sangat konduktif. Karbon hitam konduktif ini digunakan, misalnya, dalam finishing antistatik plastik.
Proses Manufaktur
Karbon hitam diproduksi dengan metode dekomposisi termal atau metode pembakaran parSIAL menggunakan hidrokarbon seperti minyak atau gas alam sebagai bahan baku. Karakteristik karbon hitam bervariasi tergantung pada proses manufaktur, dan oleh karena itu karbon hitam diklasifikasikan berdasarkan proses manufaktur. Karbon hitam yang dihasilkan dengan proses tungku, yang merupakan metode yang paling umum digunakan sekarang, disebut “tungku hitam,” membedakannya dari karbon hitam, yang diproduksi dengan proses lain. Metode ini membentuk karbon hitam dengan meniup minyak bumi atau minyak batubara sebagai bahan baku (bahan baku minyak) ke dalam gas suhu tinggi untuk membakarnya sebagian. Metode ini cocok untuk produksi massal karena hasil yang tinggi dan memungkinkan kontrol luas atas sifat-sifatnya seperti ukuran partikel atau struktur. Ini saat ini merupakan metode yang paling umum digunakan untuk pembuatan karbon hitam untuk berbagai aplikasi mulai dari penguatan karet hingga pewarnaan.
