Dioktil Adipat (DOA)

Dioktil Adipat (DOA)

Asal
: China, Taiwan
Nomor CAS
: 123-79-5
Kode HS
: 291712
Info Dasar
Nama IUPAC
: dioctyl hexanedioate
Formula molekul
: C22H42O4
Berat molekul (g/mol)
: 370.5700
Sinonim & Nama Dagang
: Dioctyl adipate; DOA; Di-2-ethylhexyl adipate; Bis(2-ethylhexyl) adipate
Kemurnian/Uji (%)
: 99% min
Kelas/Tingkat Kualitas
: Kelas Teknis
Bentuk Fisik
: Cairan
Konsentrasi
: Pure substance
Penampilan/Warna
: Clear to slightly colored liquid
Bau
: Almost odorless
Titik lebur (° C)
: -70.0000
Titik didih (° C)
: 215 (at 5mmHg)
Kepadatan (g/cm³)
: 0.9280
Kelarutan dalam Air
: Insoluble in water
Nomor PBB
: Not applicable
Pernyataan H
: None
Pernyataan P
: P260
Status REACH
: Registered
Status Prekursor Obat
: Non-precursor
Kelas Penyimpanan (GHS)
: 10
Kondisi Penyimpanan
: Cool, dry place
Kategori
Bagikan produk ini :
Tertarik dengan produk ini?

Untuk informasi lebih detail termasuk harga, kustomisasi, dan pengiriman:

Dokumen Teknis

Ikhtisar Singkat
Dioktil adipat (DOA) adalah senyawa organik cair bening, tidak berwarna, dan tidak berbau yang termasuk dalam keluarga ester adipat. Ini berasal dari reaksi asam adipat dengan 2-etilheksanol dan umumnya digunakan sebagai plasticizer dalam berbagai aplikasi industri. DOA dikenal karena volatilitasnya yang rendah, sifat listrik yang baik, dan fleksibilitas suhu rendah yang sangat baik, yang menjadikannya pilihan populer untuk aplikasi yang membutuhkan fleksibilitas bahkan pada suhu rendah. Ini juga banyak digunakan dalam industri pengemasan makanan, karena disetujui oleh FDA untuk digunakan sebagai bahan kontak makanan. Namun, DOA bukannya tanpa kekurangannya. Ini memiliki ketahanan yang relatif rendah terhadap ekstraksi oleh air, yang dapat membatasi penggunaannya dalam aplikasi tertentu. Selain itu, ia memiliki ketahanan terbatas terhadap lingkungan bersuhu tinggi, yang dapat menyebabkannya menurun seiring waktu. Terlepas dari keterbatasan ini, DOA tetap menjadi bahan kimia industri yang banyak digunakan dan penting.
Proses Manufaktur
Esterifikasi: Asam adipat dan 2-etilheksanol dicampur bersama dengan adanya katalis seperti asam sulfat. Campuran dipanaskan hingga sekitar 220-240° C sambil diaduk terus menerus. Reaksi menghasilkan campuran ester, termasuk DOA, bersama dengan air sebagai produk sampingan.

Pemurnian: Campuran kemudian dibiarkan dingin, dan DOA dipisahkan dari ester lainnya menggunakan kolom distilasi. DOA dikumpulkan sebagai cairan bening dan tidak berwarna.

Pemurnian: DOA lebih lanjut dimurnikan menggunakan berbagai teknik pemurnian, seperti filtrasi atau sentrifugasi, untuk menghilangkan kotoran yang mungkin ada.