
Bagikan produk ini :
ASAM OLEAT 75% MIN (C 18:0 & DI BAWAH 14,0 MAKS)
- Asal
- : Indonesia
- Nomor CAS
- : 112-80-1
- Kode HS
- : 3823.12.00
Info Dasar
- Nama IUPAC
- : (Z)-octadec-9-enoic acid
- Formula molekul
- : C18H34O2
- Berat molekul (g/mol)
- : 282.4700
- Sinonim & Nama Dagang
- : Oleic acid; cis-9-Octadecenoic acid; Red oil; E570
- Kemurnian/Uji (%)
- : 80% min
- Kelas/Tingkat Kualitas
- : Kelas Teknis
- Bentuk Fisik
- : Cairan
- Konsentrasi
- : Pure substance
- Penampilan/Warna
- : Clear to slightly colored liquid
- Bau
- : Lard-like
- Titik lebur (° C)
- : 16.0000
- Titik didih (° C)
- : 360
- Kepadatan (g/cm³)
- : 0.8910
- Kelarutan dalam Air
- : Insoluble in water
- Nomor PBB
- : Not applicable
- Pernyataan H
- : None
- Pernyataan P
- : P260
- Status REACH
- : Registered
- Status Prekursor Obat
- : Non-precursor
- Kelas Penyimpanan (GHS)
- : 10
- Kondisi Penyimpanan
- : Cool, dry; protected from air
Kategori
Bagikan produk ini :
Ikhtisar Singkat
Asam lemak tak jenuh omega-9 tak jenuh tunggal alami, asam oleat dapat ditemukan dalam berbagai lemak dan minyak hewani dan tumbuhan. Minyak tidak berwarna dan tidak berbau, namun sampel komersial bisa berwarna kuning. Asam oleat dikategorikan sebagai asam lemak omega-9 tak jenuh tunggal dalam hal kimia. “Oleat” mengacu pada segala sesuatu yang terkait dengan atau berasal dari minyak zaitun, yang sebagian besar terdiri dari asam oleat.
Proses Manufaktur
Dalam proses produksi khas asam oleat, campuran lemak, termasuk lemak sapi, lemak babi, dan minyak sayur, digunakan. Campuran ini mengalami pemurnian dan hidrolisis untuk menghasilkan asam lemak campuran. Kompresi dingin asam lemak ini menghasilkan produksi asam oleat dan stearat. Setelah ini, serangkaian proses dehidrasi dan distilasi dilakukan untuk menghasilkan asam oleat mentah, dengan asam stearat sebagai produk sampingan. Khususnya, sekitar 80% dari distilat yang diperoleh dari proses ini terdiri dari asam oleat.
