Natrium Aluminat

Natrium Aluminat

Asal
: Sweden
Nomor CAS
: 1302-42-7
Kode HS
: 2842.9
Info Dasar
Nama IUPAC
: sodium aluminate
Formula molekul
: NaAlO2
Berat molekul (g/mol)
: 81.9700
Sinonim & Nama Dagang
: Sodium aluminate; Aluminate sodique; NaAlO2
Kemurnian/Uji (%)
: 41% Na2O; 55% Al2O3
Kelas/Tingkat Kualitas
: Kelas Industri
Bentuk Fisik
: Padat
Konsentrasi
: Pure substance
Penampilan/Warna
: White to off-white solid
Bau
: Odorless
Titik lebur (° C)
: 1800.0000
Kepadatan (g/cm³)
: 1.7300
Kelarutan dalam Air
: Freely soluble
Kata Sinyal
: Bahaya
Nomor PBB
: 1819
Kelas Bahaya GHS
: Skin corrosive; Eye corrosive
Pernyataan H
: H290|H314
Pernyataan P
: P234|P260|P264|P270|P273|P280|P301+P330+P331
Status REACH
: Registered
Status Prekursor Obat
: Non-precursor
Kelas Penyimpanan (GHS)
: 8
Kondisi Penyimpanan
: Cool, dry; away from moisture and acids
Bagikan produk ini :
Tertarik dengan produk ini?

Untuk informasi lebih detail termasuk harga, kustomisasi, dan pengiriman:

Dokumen Teknis

Ikhtisar Singkat
Sodium Aluminate memiliki rumus kimia NaAlO2 yang memiliki beberapa kegunaan untuk aplikasi industri maupun teknis. Ini adalah bahan kimia anorganik yang larut dalam air, tidak larut dalam alkohol, dan tidak berbau. Natrium aluminat murni adalah bubuk padat kristal putih yang diubah menjadi larutan hitam koloid ketika dilarutkan dalam air. Namun, natrium aluminat komersial tersedia dalam bentuk larutan atau padat. Manfaat menggunakan natrium aluminat adalah akan memungkinkan koagulasi atau flokulasi dan koreksi pH terjadi di perairan yang memiliki pH rendah secara alami. Sodium aluminate pada jenis air tertentu menghasilkan hasil yang baik bila digunakan sebagai koagulan, bukan sebagai bantuan koagulan.

Proses Manufaktur
Natrium aluminat dapat dibentuk dengan pembubaran aluminium hidroksida dalam larutan soda kaustik. Pada suhu mendekati mendidih, aluminium hidroksida dapat dilarutkan dalam larutan NaOH berair 20 hingga 25%. Ketika larutan NaOH pekat digunakan, itu akan menghasilkan produk semi-padat. Aluminium hidroksida direbus dengan soda kaustik berair 50% yang dilakukan dalam bejana baja atau nikel yang dipanaskan dengan uap sampai membentuk pulp. Ketika telah benar-benar terbentuk (massa padat terdiri dari 70% NaAlO2), maka harus dimasukkan ke dalam tangki dan didinginkan. Setelah itu, itu harus dihancurkan dan produk didehidrasi dalam oven putar. Komposisi produk akhir adalah 90% NaAlO2 dan 1% air, bersama dengan 1% NaOH bebas.